Claudio Bravo Jadi Ejekan Suporter City

Suporter Manchester City sangat kecewa dengan kekalahan timnya 0-4 saat bertandang ke Nou Camp dalam laga Liga Champions semalam.
Kesalahan Claudio Bravo membuat para pendukungnya marah. Mereka pun mengejek sang kiper dengan berbagai komentar miring, termasuk meminta menarik pulang Joe Hart ke Manchester City.
Kiper asal Cile yang berusia 33 tahun itu bergabung dengan Man City pada musim ini. Sebelumnya dia menjadi kiper Barcelona. Selama dua bulan di City, Bravo menunjukkan permainan yang luar biasa bagus.
Sayang, dalam pertandingan malam tadi, dia membuat blunder dengan menangkap bola di luar kotak penalti. Wasit pun memberi dia hadiah kartu merah.
Setelah pertandingan usai dengan kekalahan City 4-0, para pendukung City menelepon BBC Radio 5 Live’s Sports Social untuk mengungkapkan rasa kecewa.
“Malam ini, dia (Joe Hart) tidak membuat kesalahan,” kata seorang fans yang mengaku bernama Andrew dengan gaya sinis.
“Saya ingin mengatakan Claudio Bravo adalah sebuah lelucon. Pertandingan ini melawan Manchester United dimana Ibrahimovic mencetak gol, Joe Hart yang menaggung semua itu setiap saat.”
“Malam ini, dia (Hart) tidak membuat kesalahan itu,” katanya dengan nada kecewa.
Penyiar, Mark Chapman berusaha membela kiper asal Chile itu dengan bertanya, bagaimana Andrew bisa tahu kalau Joe Hart tidak akan membuat kesalahan seperti itu?
Tetapi suporter lain bernama Gary menelepon dan mengejek Bravo. “Dia sebenarnya seorang penyihir, penyihir terhebat tetapi dia melakukan dengan berantakan,” katanya.
“Jika Anda katakan kepada saya bahwa Bravo adalah kiper terbaik dibandingkan Joe Hart, maka saya adalah kiper terbaik dibandingkan Bravo. Saya kini berusia 60 tahun,” katanya.
Bravo bergabung ke klub Manchester itu untuk memenuhi keinginan pelatih Pep Guardiola yakni memiliki seorang kiper yang terbaik.
Untuk membela kiper asal Chile yang dicemooh para pendukungnya, Kepala Koresponden Bola The Telegraph, Jason Burt mengatakan, “Saya memahami apa yang sedang dilakukan Guardiola di sini.”
“Ada saat-saat seperti ini, dimana terjadi kesalahan buruk, tetapi saya berpikir dalam konteks keseimbangan tim, lebih baik Claudio Bravo dibandingkan Hart,” katanya.

Gusti Lesek/CAH
Daily Star

chiphunters.com www bola88 com Sumber: BeritaSatu