Bos Persib memilih bungkam

Sindonews.com – Tak seperti sebelum-sebelumnya, sosok Umuh Muchtar kini tak lagi vokal dan ada di barisan terdepan, terutama saat meladeni pertanyaan dari awak media. Apa dan kenapa manajer Persib Bandung tersebut memilih bersikap pasif? Umuh yang selama ini dikenal dekat dengan awak media, memang sekarang jarang tampil di media. Selain mengaku karena disibukan oleh pekerjaannya sebagai pengusaha. Ada beberapa alasan yang membuat Umuh memilih ‘bungkam’. Alasan pertama, kata Umuh adalah karena ia sekarang menyerahkan seluruh urusan proses transfer pemain kepada pelatih Djadjang Nurdjaman dan pengurus lainnya. Alasan kedua karena ia tak ingin di cap intervensi seperti yang dilayangkan beberapa pihak. “Pada dasarnya saya tetap memantau dan tetap melakukan komunikasi baik itu dengan jajaran pelatih maupun jajaran manajemen serta pengurus lainnya. Jadi saya tak lepas begitu saja. Bagaimanapun Persib tetap tak bisa saya tinggalkan,” ungkap Umuh. Lalu benarkah dirinya merasa terganggu oleh semua penilaian miring terhadap dirinya. Umuh tak sungkan mengatakan jika semua tudingan tersebut, memang telah membuatnya memilih untuk bersikap pasif. “Saya memang tak mau orang terus menyudutkan saya. Selama ini saya dianggap terlalu intervensi di lapangan. Jadi lebih baik memang saya itu, bersikap seperti ini,” paparnya. Terlepas dari semua itu, meski tidak semua pemain yang jadi target Djanur mampu didatangkan. Namun, Umuh mengaku senang dengan pergerakan yang dilakukan Persib di lantai bursa pemain. “Saya harapkan pemain-pemain baru tersebut, mampu membawa Persib lebih berprestasi,” ungkapnya. Ditanya soal keputusan hengkang sejumlah pemain, seperti Maman Abdurrahman. Umuh cukup menyayangkannya. Begitu juga dengan kegagalan Persib menarik kembali Abanda Herman yang sepertinya kadung kecewa setelah namanya lebih dulu diumumkan terdepak. Abanda sebelumnya sempat kembali masuk alternatif setelah Maung Bandung gagal menggaet Fabiano Beltrame, Otavio Dutra dan M. Robby. Namun, bek asal Kamerun tersebut rupanya lebih suka untuk berkiprah di klub lain. “Lini belakang memang masih butuh perbaikan. Sebenarnya ada beberapa pemain yang mungkin masih layak berada di tim. Seperti Abanda dan Maman. Tapi kita juga harus hormati keputusan pemain (Maman) yang memilih hengkang,” tandasnya. ( wbs ) dibaca 2.893x

Sumber: Sindonews