Dibantai, Wenger Tetap Puji Indonesia

“Rasanya itu tidak adil” Arsenal menjadi tamu yang galak bagi Indonesia Dream Team. Menyarangkan tujuh gol tanpa balas, The Gunners membuktikan kalau mereka menang segalanya dari tuan rumah. Theo Walcott dan kawan-kawan tampil percaya diri dan menjadikan Stadion Utama Gelora Bung Karno laiknya Emirates Stadium. Anak-anak asuh Arsene Wenger sama sekali bermain tanpa beban. Di tribun, ribuan Gooners setia memberikan dukungan. Wenger tak ingin mengomentari panjang lebar kekalahan tuan rumah. Menurut Sang Profesor, adalah terlalu dini menilai Indonesia hanya dalam satu pertandingan. “Rasanya itu tidak adil,” kata pelatih berkebangsaan Prancis dalan jumpa pers usai pertandingan. Yang jelas, sambung Wenger, timnya telah bermain sepenuh hati, seperti yang dijanjikan sejak awal. Wenger memuji usaha keras pemain tuan rumah. “Tampil bagus dengan fisik kuat,” tukas Wenger. Gawang Indonesia yang dikawal Kurnia Meiga menjadi lumbung gol The Gunners. Dibuka gol Walcott pada menit ke-19, enam gol lainnya tercipta pada babak kedua melalui Chuba Akpom, Oliver Giroud (dua gol), Lukas Podolski, Kristoffer Olsson, dan ditutup oleh Thomas Eisfeld.

Sumber: Supersoccer.co.id