Djarot: Pembangunan Pasar Grosir di Pasar Kramat Jati Dimulai Desember

dunia bola

Jakarta – Calon Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat memastikan pembangunan pasar perkulakan atau grosir di Pasar Kramat Jati akan segera dimulai pada bulan Desember. Dengan begitu, Pemprov DKI dapat menyediakan sembako murah bagi warga Jakarta yang tidak mampu. “Insha Allah bulan Desember segera akan dibangun pasar grosir di Pasar Kramat Jati,” kata Djarot saat blusukan ke kawasan Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (1/12). Dalam pasar perkulakan tersebut, lanjutnya, DKI akan menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang murah. Bahan pangan pokok yang akan disediakan mulai dari telor, beras, gula dan bahan pokok lainya. Untuk tahap awal, ia akan melakukan uji coba, bagi peserta Kartu Jakarta Pintar (KJP) dapat membeli bahan sembako di pasar perkulakan tersebut. “Kita uji coba, mereka yang mendapatkan KJP, mereka yang nggak mampu. Nanti kita juga akan menyuplai para pedagang kecil di 154 pasar tradisional. Sehingga para pedagang akan mendapatkan harga terbaik, harga yang paling rumah, supaya mereka juga mempunyai keuntungan,” ujarnya. Mantan Wali Kota Blitar ini yakin Pasar Grosir Kramat Jati berperan dalam meningkatkan kedaulatan pangan di Ibu Kota. Juga memiliki peranan sebagai stabilitor harga. “Kita tidak mungkin menjadi produsen. Tapi DKI Jakarta berkomitmen untuk memberikan proteksi perlindungan kepada produsen. Dalam bentuk apa? Dalam bentuk berikan kepastian harga,” tuturnya. Dengan adanya kepastian harga tersebut, maka akan menguntungkan petani. Karena petani tidak lagi bergantung pada tengkulak yang menjadi mafia harga hasil pertanian mereka. Biasanya, tengkulak membeli harga hasil pertanian serendah-rendahnya kemudian dijual dengan harga lebih tinggi dari petani. Akibatnya, yang menangguk keuntungan bukan petani, melainkan mafia tersebut. “Supaya nilai lebih dari penghasil pertanian itu jatuh kepada petani-petani bukan jatuh kepada pedagang besar. Apalgi mafia-mafia itu. Oleh karena itu, 2017 nanti DKI nanti akan membangun pusat perkulakan untuk bahan-bahan pokok,” terangnya. Dalam pasar perkulakan tersebut, lanjutnya, DKI akan menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang murang. Bahan pangan pokok yang akan disediakan mulai dari telor, beras, gula dan bahan pokok lainnya. Pasar perkulakan ini juga nantinya bisa menampung produksi pertanian dari daerah sekitar Jakarta. Seperti Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. Kemudian ini juga bisa menampung produksi dari daerah sekitarnya. Makanya kami menjalin kerja sama misalnya Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur untuk memasok produksi mereka. Lenny Tristia Tambun/FMB BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu