Menlu Baru AS yang Dipilih Trump Memicu Kontroversi

dunia bola

Washington – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menominasikan mantan direktur utama ExxonMobil Rex Tillerson sebagai Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Selasa (13/12). Penyebutan nama Tillerson memicu kekhawatiran dan kontroversi karena kedekatannya dengan Rusia. “Ketekunan, pengalaman luas dan pemahaman mendalam terhadap geopolitik, membuat dia (Tillerson,Red) sangat sesuai untuk posisi menteri luar negeri. Ia akan mempromosikan stabilitas regional dan berfokus pada inti kepentingan keamanan nasional Amerika Serikat,” katanya. Pengumuman nama menlu AS merupakan kabar yang paling ditunggu banyak pihak dari pemerintahan Trump. Dunia internasional juga masih menanti perubahan kebijakan Trump terhadap politik luar negeri AS. Sentimen itu negatif itu menguat bersama fakta bahwa Trump telah menepis pernyataan CIA bahwa Rusia mengerahkan peretas untuk memenangkan Trump dalam pemilihan presiden. Sentimen itu dapat mempersulit persetujuan nama Tillerson di Senat. Dengan penunjukan Tillerson, Trump sekaligus menyelesaikan proses penyusunan kabinet pemerintahan. Beberapa laporan menyebutkan dia telah memilih mantan gubernur Texas Rick Perry untuk menjadi menteri energi. Trump mengatakan bahwa Tillerson, yang telah menghabiskan seluruh karier profesional di ExxonMobil. Tillerson dinilai tidak memiliki hubungan apapun dengan para pemimpin dunia. Pebisnis berusia 64 tahun kelahiran Texas ini juga tidak memiliki pengalaman di pemerintah sebelumnya. “Dia akan menjadi pemimpin kelas dunia dan penasihat yang jeli untuk kepentingan nasional yang vital bagi Amerika. Dia membantu untuk mengubah kebijakan luar negeri dan kebijakan sesat yang telah melemahkan keamanan Amerika,” kata Trump. Unggul Wirawan/WIR Suara Pembaruan

Sumber: BeritaSatu