Persiba sering ditolak latih tanding

Sindonews.com – Laga perdana Indonesian Premier League (IPL) antara Arema versus Persiba Bantul resmi ditunda. Manajemen Laskar Sultan Agung ingin memanfaatkan kekosongan tersebut dengan mengajak uji coba dengan tim lain. Sayangnya, tidak mudah menemukan tim untuk sparing partner. Asisten pelatih Persiba Sajuri Syahid mengatakan, laga uji coba sangat penting sebelum bertanding di ajang resmi. Sebenarnya, setelah mengetahui laga perdana Arema IPL kontra Persiba ditunda, tim kebanggaan publik Bantul sudah menawarkan diri beruji coba melawan Persijap Jepara. Namun, tim berjuluk Laskar Kalinyamat tidak bersedia karena sejauh ini tim belum terbentuk. Kesiapannya untuk mengikuti kompetisi kasta tertinggi IPL juga masih tanda tanya. “Kami sudah agendakan (uji coba) dengan Persijap, tapi gagal karena mereka belum siap,” kata Sajuri, Jumat (15/2). Berdasarkan rilis yang dikeluarkan operator PT LPIS, ada delapan klub yang dinyatakan belum siap mengarungi IPL 2013, termasuk di antaranya Persijap Jepara, Arema IPL, Bontang FC dan lainnya. Alasan ketidaksiapan inilah yang membuat manajemen Persijap menolak beruji coba melawan Persiba. Sebagai gantinya, Persiba membidik tim kasta kedua, yakni Persis Solo versi LPIS dan PPSM versi LPIS. “Kami ingin uji coba yang dekat-dekat saja, demi kebugaran pemain juga. Inginnya sebelum Persiba bertandang ke kandang Pro Duta FC (Rabu. 27/2), sudah bisa beruji coba dengan tim lain. Ya sekedar untuk mematangkan tim,” kata Sajuri. Bisa dipastikan untuk beruji coba dengan Persis LPIS maupun PPSM versi LPIS tidak bisa terwujud dalam waktu dekat. Kedua tim kontestan second league ini juga belum terbentuk kerangka timnya. Persis LPIS sudah menolak ajakan uji coba melawan Persija IPL karena tim belum siap. Sedangkan PPSM versi LPIS sejauh ini baru mengikat 11 pemain. ( aww ) dibaca 947x

Sumber: Sindonews