Polisi Proses Laporan Reza Artamevia Soal Penipuan Aspat

Jakarta – Penyidik Polda Metro Jaya, segera memanggil penyanyi senior Reza Artamevia, terkait laporannya terhadap Gatot Brajamusti. Gatot dilaporkan Reza terkait dugaan melakukan penipuan penggunaan aspat yang ternyata mengandung zat adiktif atau sabu-sabu. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Awi Setiyono mengatakan, Reza telah melaporkan penipuan terkait Gatot Brajamusti itu, Jumat (7/10) kemarin. “Yang bersangkutan melaporkan penipuan terkait AA GB, bahwasanya pada tahun 2015, dia pernah dimintai uang Rp15 juta untuk membeli aspat. Tapi kenyataannya, setelah kasus ini bergulir aspat itu sabu-sabu,” ujar Awi, di Mapolda Metro Jaya, Senin (10/10). Dikatakan Awi, laporan baru masuk dan segera diproses penyidik. Kalau alat bukti cukup akan dinaikkan statusnya ke proses penyidikan. “Nanti tentunya penyidik akan mencari waktu untuk segera memanggil Reza dan mengumpulkan alat-alat bukti yang kita butuhkan guna menindaklanjuti kasus ini. Kalau alat buktinya cukup, nanti kita segera naikan ke proses penyidikan,” ungkapnya. Sebelumnya, penyanyi senior Reza Artamevia, menyambangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya, melaporkan Gatot Brajamusti terkait penggunaan aspat yang ternyata mengandung zat adiktif atau sabu-sabu, Jumat (7/10). Reza menyampaikan, selama ini tidak tahu kalau aspat itu mengandung zat adiktif atau sabu-sabu. Sehingga ia merasa dirugikan karena banyak masyarakat menganggapnya pecandu narkotika. Gatot, disebutkan juga diduga telah melakukan penipuan karena pernah meminta bantuan materi berupa uang dengan alasan buat santunan orang tak mampu, tapi digunakan untuk kepentingan lain termasuk membeli “aspat”. Bayu Marhaenjati/YUD BeritaSatu.com

Sumber: BeritaSatu