Tak Rayakan Gol, Ronaldo Dikritik Media

, Madrid – Cristiano Ronaldo menjadi sasaran kritikan media Spanyol yang pro Real Madrid, Minggu (8/1), lantaran tak merayakan golnya ke gawang Granada dalam laga La Liga di Santiago Bernabeu, Sabtu (7/1), sebagai ungkapan protes terhadap siulan dan cemoohan yang dilontarkan public tuan rumah kepadanya. Pemain termahal di dunia yang berpenghasilan sekitar 10 juta euro per musim ini menjaringkan gol kelima Madrid sekaligus gol ke-21 yang dicetaknya di La Liga musim ini untuk membantu Los Blancos menang 5-1. Tapi, para fans Madrid menilai Ronaldo bermain terlalu egois dalam pertandingan itu sehingga mereka mencemoohnya. Hal serup juga berlaku saat Los Merengues dihajar Barcelona 3-1 pada 10 Desember lalu. Dan, sebagai balasannya, pemain asal Portugal itu tak merayakan golnya. Ia bahkan menundukkan kepalanya saat kembali ke tengah lapangan. “Sejak pertandingan melawan Barca, satu sektor yang signifikan dalam stadion itu merasa kecewa dengan penampilan Ronaldo dan ia tak menyukainya,” tulis harian olahraga Marca. “Tapi sebuah gol merupakan pencapaian kolektif, sebuah ekspresi puncak dari sebuah pekerjaan yang diselesaikan dengan baik oleh sebuah tim,” tambah koran Madrid tersebut. “Jika Cristiano tak menyukai cara para fans mengekspresikan kekecewaan mereka, hal terburuk yang mungkin dilakukannya adalah memperlihatkannya dalam selebrasi sebuah gol. “Lebih dari seorang pencetak gol, itu adalah gol Real Madrid. Dibuat oleh seisi tim.” Harian Madrid lainnya, AS, menulis bahwa penampilan Ronaldo yang menurun belakangan ini membuat dirinya tengeglam dalam bayang-bayang striker Madrid asal Prancis, Karim Benzema, yang mencetak dua gol dalam laga itu dan mencetak go penentu kemenangan atas Malaga dalam leg pertama 16 Besar Piala Raja Selasa lalu. Striker Argentina, Gonzalo Higuain, yang menyumbang satu gol lawan Granada, juga ikut merebut perhatian yang selama ini dinikmati Ronaldo dan ia terlihat semakin padu dengan Benzema. “Keduanya punya statistik yang impresif saat bermain bersama dan selalu belajar untuk lebih saling mengerti. “Itu berarti, Cristiano harus membiasakan diri untuk berbagi tanggung jawab di lini depan demi kebaikan tim. Dan, ia harus melakukannya dengan senyuman.” Tapi, asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka, yang mewakili Jose Mourinho dalam jumpa pers pasca pertandingan, berkilah bahwa “Ronaldo marah dengan dirinya sendiri karena segalanya tak berjalan lancar baginya.” Sementara bek Madrid, Sergio Ramos, mengatakan: “Ronaldo memang begitu. Kami senang dengannya.” | A. RIJAL

Sumber: Tempo.co