Kemenag Antisipasi Penyusupan Jamaah Umrah Ilegal ke Rombongan Haji

detik com Kementerian Agama (Kemenag) mengkhawatirkan banyaknya jamaah umrah yang menyusup ke dalam rombongan jamaah haji pada tahun ini. Kekhawatiran itu sangat beralasan, karena adanya kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi yang terus mengejar jumlah jamaah umrah.

Pemerintah Arab Saudi menargetkan jumlah jamaah umrah pada 2020 sebanyak 20 juta orang, dan pada 2030 sebanyak 30 juta orang. Sementara pada 2017 ada surat edaran dari Kerajaan Arab Saudi yang masih memperbolehkan jamaah umrah masuk ke Tanah Suci hingga 15 Syawal.

“Padahal dua minggu lagi sudah masuk musim haji. Jadi, potensi banyaknya oknum yang umrah mengejar musim haji sangat besar, waktunya sangat mepet,” kata Ketua Tim Pengadaan Layanan Konsumsi di Arab Saudi, Arsyad Hidayat, kepada wartawan di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (15/6/2017).

Mantan Kepala Daker Makkah pada pelaksanaan ibadah haji 2016 ini mengingatkan akan besarnya sanksi hukum bagi jamaah umrah yang nekat mengikuti prosesi haji. Antara lain, ditangkap dan didenda Rp60 juta atau ditahan sambil menunggu deportasi dengan jumlah masa tahanan 2–4 tahun.

“Yang bersangkutan juga bakal di-blacklist list masuk Arab Saudi hingga beberapa tahun,” ungkapnya seraya menambahkan ini tentunya merugikan mereka yang biasa umrah. detik com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *