Rahasia Kertas 5 Lembar Luis Milla

Hal ini ditegaskan Direktur Media dan Hubungan Internasional PSSI, Hanif Thamrin menanggapi pemberitaan seputar hal itu yang sempat mencuat di media.”Luis Milla merasa pesan yang ingin disampaikan kepada pemain bisa tersampaikan sehingga dalam sesi latih tanding permainan tim begitu mengalir. Karena jika pemain tidak mengerti, permainan akan dihentikan setiap menit, dan hal itu tidak terjadi,” tulis Hanif dalam pernyataan resmi yang dikirimkan dan dikutipJuara.net.

Baca Juga
Luis Milla Dijadwalkan Kursus Bahasa Indonesia

Selama ini Luis Milla dibantu oleh seorang penerjemah untuk urusan non-teknis, Bayu Eka Sari Teguh. Seringkali Bayu menjadi nara sumber utama jika ingin mendapat pernyataan, pendapat, atau bahkan kebiasaan Luis Milla. Untuk memudahkan Luis Milla dan kedua asistennya, Eduardo Perez dan Miguel Gandia, berkomunikasi dalam bahasa Indonesia, Bayu berinisiatif mengumpulkan sejumlah kata dan kalimat sederhana yang sering digunakan. Baik itu dalam percakapan sehari-hari maupun bermain sepakbola.Saking sederhananya kamus kecil itu, jumlahnya hanya 5 lembar! Kalau dihitung-hitung ada sekitar 150 kata di dalam ‘contekan’ kecil itu yang semuanya dilengkapi terjemahan dalam 3 bahasa: Indonesia, Inggris dan Spanyol.

Baca Juga
Djadjang Nurdjaman Puji Program Kerja Luis Milla di Timnas Indonesia

Sebaliknya, para pemain dan ofisial tim pun sedikit-sedikit diajari bahasa Spanyol untuk keperluan praktis. “Ada beberapa pemain yang mengerti sedikit-sedikit bahasa Spanyol, seperti Bagas Adi, Hansamu Yama Pranata, Hanif Abdurrauf Sjahbandi, Ryuji Utomo, Evan Dimas. Tapi yang paling jago bahasa Spanyolnya si Hanif,” sebut Bayu seperti dikutip CNN Indonesia. Di lapangan, asisten pelatih Eduardo Perez menjadi jembatan untuk menyampaikan instruksi Luis Milla kepada para pemain. Perez memiliki kemampuan komunikasi yang bagus dalam bahasa Inggris – bahasa yang lebih bisa dimengerti oleh sebagian besar pemain karena Luis Milla sejauh ini hanya bisa berkomunikasi dengan bahasa Spanyol.Dalam suratnya, Hanif juga menulis, “Luis Milla belum genap sebulan berada di Indonesia dan kami sudah mencanangkan les bahasa Indonesia bagi Milla setelah proses seleksi berakhir.”

Baca Juga
Luis Milla Pilih Pemain Keturunan Jepang Ini Hanya Lewat Video

Pilihan sikap yang sangat profesional karena tidak semua pemain asing mau belajar bahasa lokal. Tanpa bermaksud mendiskreditkan pelatih timnas sebelumnya, tapi faktanya Alfred Riedl yang sudah melatih sejak 2010 belum lancar mengucapkan kata-kata dalam bahasa Indonesia. Sementara Luis Milla berkali-kali terlihat berusaha menyapa dengan bahasa Indonesia.

chiphunters.com www bola88 com Sumber: Bolalob